Skip to main content

Taiwan People

Setelah sebulan disini saya memperhatikan bahwa :


  1. Orang taiwan senang sekali jalan, baik tua maupun muda, jam 5 pagi setelah Subuh banyak orang jalan pagi dari segala usia, banyak sekali nenek-nenek dan kakek-kakek yang olahraga. Hal yang sama berlaku setelah maghrib tiba. Setiap kita jalan pergi ke supermarket kita ngelewatin sekolah yang isinya adalah lapangan lari yang selalu penuh setiap hari,,, Isinya anak muda yang main basket, nenek-nenek yang keliling lapangan jalan kaki ataupun lari. Salut deh sama semangatnya mereka. No wonder disini orang pada langsing-langsing
  2. Orang taiwan ramah-ramah. Tiap 2-3 hari sekali saya ke pasar dekat apartment atau yang agak jauhan sedikit. Cara mereka menyambut dan menjawab pertanyaan ramah sekali. Hampir tiap hari iseng ke family mart entah kenapa Ghiffari demen banget kesini. Para penjualnya ataupun orang lokalnya selalu ramah dan tidak memandang aneh pada saya yang notabene menggunakan jilbab dan ga umum disana :)
  3. Orang taiwan itu peka terhadap sesama. Inget dunk gimana kalo di Indonesia kita naik kereta? :p Tabrak-tabrakan sambil rebutan. Kalo disini waduh baru naik bus, dilihat bawa Ghiffari, ud langsung pada berdiri. Waktu kapan gitu barang belanjaan gw jatuh di bus ngegelinding *malu abis* ada anak muda ngambilin dunk... 
  4. Orang taiwan rasa malunya tinggi. Disini berapa kali saya temukan orang berkursi roda yang jualan entah itu sikat gigi odol atau perlengkapan rumah. Iya, mereka jualan diatas kursi roda, sambil menawarkan orang satu-satu. Dan saya belum menemukan tukang minta-minta di pinggir jalan.
  5. Orang taiwan jarang sekali bisa bahasa Inggris.. Termasuk parah menurut saya, bahkan di Starbucks sekalipun ga banyak yang bisa bahasa inggris. Yang paling parah adalah ketika saya mau membeli nomor postpaid di Chunghwa Office (semacam Grapari kalo Telkomsel mah). Butuh setengah jam untuk mencari orang yang emang bisa bahasa Inggris. God bless that girl :)
Senang rasanya kalo sedikit-sedikit Indonesia bisa lebih peka didukung dengan pemerintah yang memang berniat memajukan bangsanya :) 

Comments

  1. hallo kak.. aku May :)
    aku mau tanya apa kakak sekarang masih tinggal di taiwan?
    tolong di reply ya.. ^^

    ReplyDelete
  2. aku lagi di Indo say. tapi nanti balik lagi kenape emg?

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Rangkuman Hasil Terapi Ghiffari selama setahun

Terhitung setahun kurang beberapa minggu (dulu mulai terapi awal February). Rekap Terapi selama satu tahun terakhir: Terapi awal 3 bulan pertama hanya Terapi Sensor Integrasi 2x seminggu. Rabu 08.45-09.30 Jumat 08.45-09.30 Setelah 3 bulan konsultasi lagi ke dr.Luh kemudian ditambah Terapi Wicara, tapi karena baru ada space untuk 1kali. Jadi selama kurang lebih 3 bulan pertama terapi wicaranya hanya satu minggu sekali. Selasa 08.45-09.30 Rabu 08.45-09.30 Jumat 08.45-09.30 Setelah ada space yang kosong akhirnya ditambah jadi 2x terapi. Selasa 08.45-09.30 Rabu 08.45-09.30 Jumat 08.00-09.30 Begitu seterusnya sampai di bulan Oktober kemaren terapis wicaranya ijin cuti melahirkan. Akhirnya ada pergantian jadwal jadi lebih simple si. Cuma 2x sminggu tapi terapi tetep 2x Rabu 08.45-10.15 Jumat 08.00-09.30 Dan selama 1 tahun itu ada kurang lebih 4x pertemuan dengan dr.Luh (3bulan sekali). Untuk evaluasi hasil terapi per 3 bulan. Diagnosa kemungkinan PDD NOS

Mengurus Visa Liburan ke Taiwan

Setelah berulang kali ke TETO ( Taiwan Economic and Trade Office) buat urus VISA sepertinya udah cocok kalo gw review ini di blog hehe.. Kira-kira gw urus visa terhitung 4-5 kali lupa persisnya.. 1. Buat Gw ama Ghiffari pas pertama berangkat 2. Buat Gw ama Ghiffari pas ngurus visa tinggal 3. Buat Mertua 4. Buat Liburan sama Mamaku dan tante-tanteku Dan prosesnya cukup sama kecuali sekarang isi formnya online. Untuk persyaratan berikut gw ambil dari websitenya TETO Indonesia PERSYARATAN UNTUK VISA KUNJUNGAN WISATA HARUS MELALUI WEBSITE: https://visawebapp.boca.gov.tw UNTUK MENGISI APLIKASI PERMOHONAN VISA, KEMUDIAN APLIKASI PERMOHONAN TERSEBUT DI PRINT DENGAN LASERJET DAN DITANDATANGANI LANGSUNG OLEH YANG BERSANGKUTAN MELAMPIRKAN DUA LEMBAR PASFOTO 6 BULAN TERAKHIR, UKURAN 4CM X 6CM (BERWARNA DAN BACKGROUND PUTIH) MASA BERLAKU PASPOR MINIMAL 6 BULAN (UNTUK SINGLE ENTRY), MINIMAL 12 BULAN (UNTUK MULTIPLE ENTRY) SURAT KETERANGAN KERJA DARI KANTOR ATAU SEKOLAH BAGI PE

Sentuhan Ibu: Memberikan yang Terbaik untuk Anak

Tulisan yang dibuat untuk TUM:  Desember tahun ini Ghiffari, anak pertama kami, genap berusia 9 tahun. Berarti sudah 9 tahun lamanya saya menyandang profesi ibu. Dan artinya sudah sekitar 7.5 tahun saya berkutat dengan rutinitas terapi setelah Ghiffari didiagnosa PDD-NOS, salah satu dari 5 gangguan spektrum Autisme. Di awal kehidupannya, Ghiffari adalah bayi yang tidur larut malam, siang jadi malam, malam jadi siang, dan seringkali menangis tanpa sebab. Dugaan kolik mendorong kami untuk rutin memijatnya karena selain untuk mengurangi kerewelannya, saya percaya #SentuhanIbu secara fisik  meningkatkan  bonding  ibu dan anak. Kala itu saat menjalani kehidupan layaknya ibu baru, memiliki buku panduan tentang tumbuh kembang anak adalah hal yang wajib. Dari panduan itu pula saya menyadari ada perbedaan dalam tumbuh kembang Ghiffari sejak ia berusia 8 bulan. Pertanyaan saya ketika itu adalah ke mana sebenarnya pertanyaan ini harus diajukan? Apa yang harus kami lakukan kalau memang ke