Skip to main content

Cerita Diet Ghiffari - 1

Sekitar lebaran 2015 yang lalu (pas gw masih hamil Aimee) gw perhatiin Ghiffari mulai suka pukul kepala kalo dilarang ngelakuin sesuatu. Misal lagi mainan kue dilarang dibilang "Jangan" dia berenti terus pukul kepala. Dan tiba-tiba sering banget ngompol, padahal dari umur 3 tahun Ghiffari udah ga pernah ngompol siang maupun malam.
Waktu itu gw pikir cuma sindrom sesaat nanti hilang lagi.. 
Tapi dengan makin besarnya perut gw dan makin susahnya gw dipeluk, Ghiffari jadi tambah parah. Selain pukul kepala jadi suka pukul kaca mobil kalo ada klakson. Dilanjut dengan pukul dada. Makin lama makin sering gongnya pas gw mau melahirkan it was like every minute. I've lost my sweet baby boy.
Banyak orang bilang mungkin karena sindrom mau punya adik jadi rasa iri sudah hadir. 

Setelah melahirkan, kondisi membaik dia lebih tenang dan terlihat sayang sama Aimee. Tapi somehow cuma berlangsung 2 bulan, gw perkirakan karena perhatian beralih ke adiknya (dari hampir semua orang termasuk orang tuanya). Amukannya malah lebih parah dari sebelum gw melahirkan.
Gongnya tanpa sengaja pas Ghiffari lagi marah dia mecahin Audio Mobil sampai retak dan ga bisa dipakai.

Dari awal marah-marah dan pukul-pukul yang suaranya bikin pedih itu, gw udah mulai browsing sana sini cari cara apa lagi yang salah. Akhirnya Allah mempertemukan gw dengan Bu Jenny, setelah pembicaraan panjang dan begitu banyaknya pertanyaan dan research kesana kemari akhirnya gw yakinkan diri buat "OK Ghiffari akan coba diet"

Bulan pertama gw ga langsung mulai dietnya, tapi gw stop semua gula dan ganti ke madu. Madunya jg masih madu biasa yang beli di supermarket. Takaran nasi Ghiffari yang banyak banget gw potong sampe cuma 1/3 porsi biasanya. Stop belanja ke supermarket sama Ghiffari dan stop makan diluar. Es krim yang dia suka beli gw ganti dengan es potong rumahan yang gw bikin dari buah dengan ditambah madu (kalo kurang manis). Alhamdulillah-nya karena anak ini suka makan pake banget, dia tetap mau aja. Snack sekolah yang biasanya nasi dan ayam goreng plus snack sebangsa biskuit diganti jadi pisang 3-4 biji.
It was a huge change buat kita sebenernya tapi somehow we survived.

Hasilnya di bulan pertama itu, laporan dari sekolah Ghiffari keliatan lebih tenang dan frekuensi memukul dada dan meja berkurang. Di rumah ngompolnya berkurang drastis jadi 2 minggu sekali. 

Berbekal uji coba itu, dengan modal nekat, rumah baru yang masih kosong. Kami sekeluarga pindah ke rumah baru dan menjalankan diet yang sebener-benernya. More about the real diet di postingan selanjutnya yaaa... Setiap rabu blog ini diusahakan akan update kembali! Stay tuned.





both pics are taken from google

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Rangkuman Hasil Terapi Ghiffari selama setahun

Terhitung setahun kurang beberapa minggu (dulu mulai terapi awal February). Rekap Terapi selama satu tahun terakhir: Terapi awal 3 bulan pertama hanya Terapi Sensor Integrasi 2x seminggu. Rabu 08.45-09.30 Jumat 08.45-09.30 Setelah 3 bulan konsultasi lagi ke dr.Luh kemudian ditambah Terapi Wicara, tapi karena baru ada space untuk 1kali. Jadi selama kurang lebih 3 bulan pertama terapi wicaranya hanya satu minggu sekali. Selasa 08.45-09.30 Rabu 08.45-09.30 Jumat 08.45-09.30 Setelah ada space yang kosong akhirnya ditambah jadi 2x terapi. Selasa 08.45-09.30 Rabu 08.45-09.30 Jumat 08.00-09.30 Begitu seterusnya sampai di bulan Oktober kemaren terapis wicaranya ijin cuti melahirkan. Akhirnya ada pergantian jadwal jadi lebih simple si. Cuma 2x sminggu tapi terapi tetep 2x Rabu 08.45-10.15 Jumat 08.00-09.30 Dan selama 1 tahun itu ada kurang lebih 4x pertemuan dengan dr.Luh (3bulan sekali). Untuk evaluasi hasil terapi per 3 bulan. Diagnosa kemungkinan PDD NOS

Mengurus Visa Liburan ke Taiwan

Setelah berulang kali ke TETO ( Taiwan Economic and Trade Office) buat urus VISA sepertinya udah cocok kalo gw review ini di blog hehe.. Kira-kira gw urus visa terhitung 4-5 kali lupa persisnya.. 1. Buat Gw ama Ghiffari pas pertama berangkat 2. Buat Gw ama Ghiffari pas ngurus visa tinggal 3. Buat Mertua 4. Buat Liburan sama Mamaku dan tante-tanteku Dan prosesnya cukup sama kecuali sekarang isi formnya online. Untuk persyaratan berikut gw ambil dari websitenya TETO Indonesia PERSYARATAN UNTUK VISA KUNJUNGAN WISATA HARUS MELALUI WEBSITE: https://visawebapp.boca.gov.tw UNTUK MENGISI APLIKASI PERMOHONAN VISA, KEMUDIAN APLIKASI PERMOHONAN TERSEBUT DI PRINT DENGAN LASERJET DAN DITANDATANGANI LANGSUNG OLEH YANG BERSANGKUTAN MELAMPIRKAN DUA LEMBAR PASFOTO 6 BULAN TERAKHIR, UKURAN 4CM X 6CM (BERWARNA DAN BACKGROUND PUTIH) MASA BERLAKU PASPOR MINIMAL 6 BULAN (UNTUK SINGLE ENTRY), MINIMAL 12 BULAN (UNTUK MULTIPLE ENTRY) SURAT KETERANGAN KERJA DARI KANTOR ATAU SEKOLAH BAGI PE

Sentuhan Ibu: Memberikan yang Terbaik untuk Anak

Tulisan yang dibuat untuk TUM:  Desember tahun ini Ghiffari, anak pertama kami, genap berusia 9 tahun. Berarti sudah 9 tahun lamanya saya menyandang profesi ibu. Dan artinya sudah sekitar 7.5 tahun saya berkutat dengan rutinitas terapi setelah Ghiffari didiagnosa PDD-NOS, salah satu dari 5 gangguan spektrum Autisme. Di awal kehidupannya, Ghiffari adalah bayi yang tidur larut malam, siang jadi malam, malam jadi siang, dan seringkali menangis tanpa sebab. Dugaan kolik mendorong kami untuk rutin memijatnya karena selain untuk mengurangi kerewelannya, saya percaya #SentuhanIbu secara fisik  meningkatkan  bonding  ibu dan anak. Kala itu saat menjalani kehidupan layaknya ibu baru, memiliki buku panduan tentang tumbuh kembang anak adalah hal yang wajib. Dari panduan itu pula saya menyadari ada perbedaan dalam tumbuh kembang Ghiffari sejak ia berusia 8 bulan. Pertanyaan saya ketika itu adalah ke mana sebenarnya pertanyaan ini harus diajukan? Apa yang harus kami lakukan kalau memang ke