Skip to main content

Sing Sing Sing...

..... tik tik tik puci pucaaan.....

...burung kakaaaaa tuaaaaaaaaaaaaa....

yea yea yea yea.. Ghiffari udah bisa nyanyi... Yippie yeay..

-----------------------------------------------------------------------------------------

Me : Yang ini? (tunjuk magnet diatas kulkas)
Me : Yang itu? (tunjuk magnet lain bentuk mobil)
G    : Itu
Me : *megang magnet mobil
G   : Naaaaaaahhh

-----------------------------------------------------------------------------------------

Dalam rangka ga ada pembantu..

Ayo ikut mama mandi, kamu cuci muka cuci kaki sikat gigi...

sesudah ritual kamar mandi selesai

*sodorin pampers

Ghiffari pake pampers sendiri

* sodorin celana piyama

Ghiffari pake celana sendiri

* sodorin kemeja piyama

Ghiffari pake kebalik (wkwkwkwk) Akhirnya gw pasangin terus selalu dan selalu pake adegan godain gw setiap mau pasang kancing dia jalan mundur-mundur jadi gw gagal mulu masukin kancing ke lubang
(-__-!!) dan bocahnya cekikikan ngeledek


-----------------------------------------------------------------------------------------

Pulang kantor jam 5

Me : Assalamualaikum...

G    :Yea yea...

Bocah keluar dengan pake baju kutung sama celana pendek rumahan beserta sepatu lengkap dengan kaos kakinya.. Macam anak basket nyasar hahahahaa

-----------------------------------------------------------------------------------------

Ghiffari senang melakukan adegan berbahaya menyakitkan seperti menjatuhkan badan di atas badan emaknya...

Terus dengan bahagianya dia bilang

"sakit ya? sakit ya?"

-----------------------------------------------------------------------------------------

I'm a happy mommy indeed :)




Comments

  1. terakhir itu....ada jiwa wf terpendam dalam tubuh balita ya? si nara doyan bener jatohin badannya ke atas tubuh gw ato dias...macem badannya seringan kapas.

    but anyway! yay! ghiffari makin pintar...lain kali ketemu nara..jangan colek2an lagi ya :P *loh maksudnya apa nih?*

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Rangkuman Hasil Terapi Ghiffari selama setahun

Terhitung setahun kurang beberapa minggu (dulu mulai terapi awal February). Rekap Terapi selama satu tahun terakhir: Terapi awal 3 bulan pertama hanya Terapi Sensor Integrasi 2x seminggu. Rabu 08.45-09.30 Jumat 08.45-09.30 Setelah 3 bulan konsultasi lagi ke dr.Luh kemudian ditambah Terapi Wicara, tapi karena baru ada space untuk 1kali. Jadi selama kurang lebih 3 bulan pertama terapi wicaranya hanya satu minggu sekali. Selasa 08.45-09.30 Rabu 08.45-09.30 Jumat 08.45-09.30 Setelah ada space yang kosong akhirnya ditambah jadi 2x terapi. Selasa 08.45-09.30 Rabu 08.45-09.30 Jumat 08.00-09.30 Begitu seterusnya sampai di bulan Oktober kemaren terapis wicaranya ijin cuti melahirkan. Akhirnya ada pergantian jadwal jadi lebih simple si. Cuma 2x sminggu tapi terapi tetep 2x Rabu 08.45-10.15 Jumat 08.00-09.30 Dan selama 1 tahun itu ada kurang lebih 4x pertemuan dengan dr.Luh (3bulan sekali). Untuk evaluasi hasil terapi per 3 bulan. Diagnosa kemungkinan PDD NOS

Before After

Dulu sebelum beranak dan sesudah beranak.. sungguh masa-masa yang berbeda :D Soal Tidur Dulu waktu masih single, gw tidur dimana aja asal nempel kasur ama bantal. Gw bukan tipe yang bisa tidur dimana aja kaya laki gw. Tapi kalo udah ada kasur ama bantal zzzzzzz... Udah kaya orang pingsan kata emak gw ada badai jg cuek bebek.. Dan males banget tuh ama ritual cuci muka dan sikat gigi.  Jorok amat ya .. ckckckck Nah setelah beranak (aduh bahasa gw) maksudnya setelah punya anak ganteng, a decent beauty sleep hilang selama 2.5 tahun lamanya. Berkat menyusui dan keparnoan tingkat tinggi. Kayanya baru berapa bulan terakhir ini gw bisa cuek bebek tidur duluan kalo Ghiffari ga tidur-tidur. Dan itu pun tiap beberapa jam masih suka bangun ngecek kalo nih bocah masih di pelukan apa ga. Pas dibawah 2.5 tahun sih lebih parah itu itungannya bisa 2 jam sekali gw kebangung cuma ngecek doank. Padahal anaknya lagi tidur manis.  Belum lagi yaaa kalo ada NYAMUK! Beuh kalo jaman perawan, ada n

Princess Aimee - Beautiful Birth Story

Di kehamilan 42 minggu siapa yang ga senewen kalo liat artikel tentang bagaimana bahaya kehamilan lewat 42 minggu.  Resiko plasenta pengapuran Air ketuban habis atau hijau dan lain lain Pelajaran banget buat gw, jangan baca dan denger yang aneh-aneh kalo mau melahirkan! Detail of the day (jangan ikutan mules ya) 42 week 2 hari, mules selama beberapa jam eh jam 10 malem mulesnya ilang. Palsu ini... 42 week 3 hari, disuruh opname, gw tolak karena dr Musa ga ada di RS Asih pas gw CTG dan  gw bawa Ghiffari jadi gw ga mungkin ajak dia nginep di RS, gw minta diundur sampai 2 hari sesudahnya kalo belum ada tanda melahirkan. Setengah nangis whatsapp Mas Jeffrey, terus dia bilang tenang feelingmu gimana stress ya? Kata Mas Jeffrey liat situasi dulu aja 1-2 hari baru putusin sambil terus ajak ngobrol adek bayinya 42 week 4 hari, karena memang udah seminggu bukaan 1, fleknya udah mulai rutin dan tambah banyak, malem-malem pergi ke True Nature buat akupuntur lagi am