Skip to main content

Mompreneur: Smart Mom, Smart Entrepreneur with Dell

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia entrepreneur didefinisikan :
"Sebagai orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru, menyusun cara baru dalam berproduksi, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, mengatur permodalan operasinya, serta memasarkannya."
Kalo Mompreneur? Ibu yang memutuskan untuk jadi entrepreneur donk tentunya. Kamis minggu lalu sambil nunggu waktunya berbuka puasa, Mommies Daily ngadain acara "Mompreneur: Smart Mom, Smart Entrepreneur with Dell." Menarik banget buat gw yang pengen lengser dari dunia perkantoran.

Mbak Inga, sang presenter acara "Mompreneur: Smart Mom, Smart Entrepreneur with Dell."
(picture taken from @mommiesdaily twitter account)
Mbak Fia, selaku Managing Editor Mommies Daily membuka acara
(picture taken from @mommiesdaily twitter account)
Ada dua narasumber mompreneur beken yang bakal nge-share pengalamannya, Hanifa Ambadar, sang empunya Female Daily dan Diajeng Lestari, founder-nya Hijup.com. Seru banget!

ki-ka:
 Inga Laurina(presenter), Oliviana Levi(Consumed Marketing Manager Dell Indonesia), Diajeng Lestari(founder dan CEO Hijup.com) dan Hanifa Ambadar (founder dan CEO Female Daily)
(picture taken from @mommiesdaily twitter account)


How they started?

Cerita dibalik terbangunnya Female Daily Kingdom, konon dibangun dari blog gratisan yang dulu digeluti sama mbak Hani dari tahun 2005, waktu itu mbak Hani masih kuliah di US dan saat itu udah memspesialisasikan blognya di bidang fashion (gak kaya gw yang blognya campur-campur gini hihi). Melihat antusiasme yang cukup tinggi, lalu memutuskan untuk serius menggarap project ini sampai ketika pulang ke Indonesia. Dimulai dengan kantor Female Daily pertama yang besarnya cuma sekitar 3x3 saja bersama rekannya. Berjalanlah Female Daily sampai bisa sukses seperti sekarang ini.  Sampai saat gw bikin postingan ini aja Female Daily udah punya 230393 member. WOW!

Sementara itu mbak Diajeng yang sempat mencicipi jadi pegawai kantoran, seiring dengan banyaknya masukan yang ia berikan ke bossnya saat itu, dia mmenemukan bahwa ternyata passionnya adalah menjadi boss untuk dirinya sendiri. Lalu mulailah dibangun Hijup yang diawali hanya 11 tenant dan gudang sebesar 3x3 saja. Sekarang? 200 tenant!! Luar biasa yaa... Suka liat donk iklannya malah sering banget seliweran di TV belakangan ini. 

Tips:

Menurut mbak Hani, salah satu yang terpenting ketika dia mulai membangun Female Daily adalah rekan yang tepat. Rekan disini maksudnya rekan bisnis ya. Untuk share dan berbagi tanggung jawab bersama. Sesuai sama salah satu jargon yang suka gw baca di kantor TEAM : Together Everyone Achieve More. Selain itu kerja keras dan ketekunan adalah modal utama, jangan berharap hal yang instan, hari ini jualan besok langsung tenar dan tajir misalnya :D 

Sementara kalo tips dari mbak Diajeng, sesuai dengan nama brandnya, yaitu : HIJUP

H : Honest
Jujur sama diri sendiri, Tanya sama diri sendiri. Is it my passion? Dan tentunya jujur sama klien. 

I : Innovative
Sesuai dengan kata-kata entrepreneur itu sendiri tentunya bikin usaha harus inovatif, mengembangkan terus dengan ide-ide yang fresh dan kreatif.

J : Just do it
Seringkali kita maju mundur ketika mau bisnis. Disini harus ada sedikit modal dikit. Jalanin aja hantam dulu.

U: Unique
Supaya customer tertarik buat beli harus ada yang unik donk dari produk kita?

P : Pray 
Last but of course not least, berdoa dan doa terus karena apalah kita tanpa Allah SWT.

Tambahan tips juga yaitu dukungan dari keluarga khususnya suami dan juga fokus dalam menjalankan binis. 

Tools:
Tentunya punya usaha di bidang online ini, ada beberapa must havtools yang bakal ngebantu banget, contohnya: smartphone, tablet atau notebook

Mbak Oliv dari Dell Indonesia, memperkenalkan produk unggulannya Dell Inspiron 13 7000 Series 2-in-1 Laptop, aduh ini keren banget ya, bisa jadi tablet dan juga notebook, bisa diputer-puter #norak. Ini berguna banget para mompreneur yang membutuhkan notebook andalan untuk membantu kegiatan sehari-hari berselancar di dunia maya untuk kebutukan bisnisnya.



all pictures taken from Google
Ngiler gak? Gw sih ngiler banget, dengan ukuran ringan yang gak sampe 2 kg, terus lagi udah ada yang pake Inter Core i7. Oh I miss being in college and comparing notebooks specs.

Akhirnya begitu acara usai langsung lah para peserta termasuk gw nimbrung di depan counternya Dell yang sore itu ada di HQ Female Daily. Setelah puas ngiler-ngiler liat akhirnya tiba waktunya berbuka puasa. 

Para pemenang doorprize yang diapit ama Mbak Hani dan Mbak Diajeng
(picture taken from @mommiesdaily twitter account)

Para peserta talkshow "Mompreneur: Smart Mom, Smart Entrepreneur with Dell" (hiks gw ga ada lagi solat)
(picture taken from @mommiesdaily twitter account)


Ditutup dengan pembagian doorprize yaitu Speaker Dell dan  Dell Inspiron 13 700 Series 2 in 1 Laptop yang mana gw ga dapet :(. Ngabuburit dan buka puasanya alhamdulillah yah bermanfaat banget. Looking forward buat event-event berikutnya. 

Thank you for having me!

Psst, yuk kita jadi mompreneur.. Langsung bersemangat menghidupkan kembali bisnis botol ASIP setelah dedek bayi lahir. Jangan mau kalah ama juragan lipen dibawah ini ahaha... Sekalian ya kemaren gw buka puasa ama jeng Iti n jeng Dhita.

foto bareng juragan lipen dan liburan @turiskece
Selamat menjadi entrepreneur semuanya...



Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Rangkuman Hasil Terapi Ghiffari selama setahun

Terhitung setahun kurang beberapa minggu (dulu mulai terapi awal February). Rekap Terapi selama satu tahun terakhir: Terapi awal 3 bulan pertama hanya Terapi Sensor Integrasi 2x seminggu. Rabu 08.45-09.30 Jumat 08.45-09.30 Setelah 3 bulan konsultasi lagi ke dr.Luh kemudian ditambah Terapi Wicara, tapi karena baru ada space untuk 1kali. Jadi selama kurang lebih 3 bulan pertama terapi wicaranya hanya satu minggu sekali. Selasa 08.45-09.30 Rabu 08.45-09.30 Jumat 08.45-09.30 Setelah ada space yang kosong akhirnya ditambah jadi 2x terapi. Selasa 08.45-09.30 Rabu 08.45-09.30 Jumat 08.00-09.30 Begitu seterusnya sampai di bulan Oktober kemaren terapis wicaranya ijin cuti melahirkan. Akhirnya ada pergantian jadwal jadi lebih simple si. Cuma 2x sminggu tapi terapi tetep 2x Rabu 08.45-10.15 Jumat 08.00-09.30 Dan selama 1 tahun itu ada kurang lebih 4x pertemuan dengan dr.Luh (3bulan sekali). Untuk evaluasi hasil terapi per 3 bulan. Diagnosa kemungkinan PDD NOS

Mengurus Visa Liburan ke Taiwan

Setelah berulang kali ke TETO ( Taiwan Economic and Trade Office) buat urus VISA sepertinya udah cocok kalo gw review ini di blog hehe.. Kira-kira gw urus visa terhitung 4-5 kali lupa persisnya.. 1. Buat Gw ama Ghiffari pas pertama berangkat 2. Buat Gw ama Ghiffari pas ngurus visa tinggal 3. Buat Mertua 4. Buat Liburan sama Mamaku dan tante-tanteku Dan prosesnya cukup sama kecuali sekarang isi formnya online. Untuk persyaratan berikut gw ambil dari websitenya TETO Indonesia PERSYARATAN UNTUK VISA KUNJUNGAN WISATA HARUS MELALUI WEBSITE: https://visawebapp.boca.gov.tw UNTUK MENGISI APLIKASI PERMOHONAN VISA, KEMUDIAN APLIKASI PERMOHONAN TERSEBUT DI PRINT DENGAN LASERJET DAN DITANDATANGANI LANGSUNG OLEH YANG BERSANGKUTAN MELAMPIRKAN DUA LEMBAR PASFOTO 6 BULAN TERAKHIR, UKURAN 4CM X 6CM (BERWARNA DAN BACKGROUND PUTIH) MASA BERLAKU PASPOR MINIMAL 6 BULAN (UNTUK SINGLE ENTRY), MINIMAL 12 BULAN (UNTUK MULTIPLE ENTRY) SURAT KETERANGAN KERJA DARI KANTOR ATAU SEKOLAH BAGI PE

Sentuhan Ibu: Memberikan yang Terbaik untuk Anak

Tulisan yang dibuat untuk TUM:  Desember tahun ini Ghiffari, anak pertama kami, genap berusia 9 tahun. Berarti sudah 9 tahun lamanya saya menyandang profesi ibu. Dan artinya sudah sekitar 7.5 tahun saya berkutat dengan rutinitas terapi setelah Ghiffari didiagnosa PDD-NOS, salah satu dari 5 gangguan spektrum Autisme. Di awal kehidupannya, Ghiffari adalah bayi yang tidur larut malam, siang jadi malam, malam jadi siang, dan seringkali menangis tanpa sebab. Dugaan kolik mendorong kami untuk rutin memijatnya karena selain untuk mengurangi kerewelannya, saya percaya #SentuhanIbu secara fisik  meningkatkan  bonding  ibu dan anak. Kala itu saat menjalani kehidupan layaknya ibu baru, memiliki buku panduan tentang tumbuh kembang anak adalah hal yang wajib. Dari panduan itu pula saya menyadari ada perbedaan dalam tumbuh kembang Ghiffari sejak ia berusia 8 bulan. Pertanyaan saya ketika itu adalah ke mana sebenarnya pertanyaan ini harus diajukan? Apa yang harus kami lakukan kalau memang ke