Skip to main content

Review Resolusi 2012

Kalo biasanya gw review resolusi bulan Juni, berhubung bulan-bulan kemaren gw lagi ribet dan baru sempet bulan ini ya gapapalah yaa masih ada 2 bulan buat kerja keras mengejar ketertinggalan

Self Resolution

1. Belajar Berenang -- 0%

2. Earn Java Certification -- 0%
(instead of this gw lagi ngejar sertifikasi HTML dan Testing)

3. Menyelesaikan Hapalan Juz Amma -- 60%
(ada sekitar 11 surat lagi yang mestinya udah selesai dari May hiks,,,)

4. (additional tahun ini) Sunah Rawatib secara rutin -20%
(abis umrah taun ini sempet rajin banget, sekarang mostly di magrib aja sisanya banyakan lewatnya)

5. Yoga -- 0%
(Instead of this I re-join fitness club just now)

6. Khatam Quran >1x 0%
(hmm ini jg banyakan malesnya terajin adalah pas umrah)

7. Kursus Bahasa Mandarin dgn serius! -- 0 %
(mostly adalah ga ada lagi waktunya I'm full)

8. Masak cepat dan enak? 50%
(instead of masak makanan rumah, gw mulai sering nyoba baking walaupun kalo ada waktu masih suka coba-coba resep)

Family Resolution

1. Menemukan rumah yang tepat - 100%
(Alhamdulillah udah yang sekarang lagi kejar adalah supaya cepet dibangun)

2. Menyelesaikan target financial planning untuk tahun ini -- 0 %
(Agak kacau setelah beberapa post kita pakai untuk beli rumah tapi sedikit demi sedikit gw lagi usahain menata kembali)

3. Berjodoh dengan satu saja jenis franchise -- 10%
(Udah browsing sana sini dan udah tanya-tanya tapi nyali dan ketersedian gw ama Chaca untuk serius jalanin ini belom ada)



Mommy Resolution  

1. Ghiffari bisa mengejar ketertinggalan di komunikasi -- 75%
(Alhamdulillah setelah terapi kurang lebih 9 bulan, yang mesti dipoles adalah kemampuan untuk bisa komunikasi 2 arah. Masih butuh kerja keras tapi udah keliatan banget bedanya kok sama 9 bulan lalu)  

2. Menjalankan Montessori at home -- 30%
(Gw coba jalanin beberapa yang pernah gw baca and so far sih menurut gw simple tapi ok banget. Ghiffari sekarang udah ngerti basic thing yang dilakuin di rumah untuk bantu pekerjaan rumah tapi dengan cara yang menyenangkan :D)  

3. Potty training mencapai hasil -- 50%
(Hmm ini sih ga bisa dibilang udah ok ya masih suka bilang pipis setelah pipis tapi yaaa kalo siang dan di rumah udah lepas pampers mostly, kalo pup entah kenapa dy takut kalo diajak ke kamar mandi dy lebih suka pup dulu sampe selesai baru minta dicebok abis itu)  

4. Sukses Weaning with Love --100%
 (Ga weaning with love sih kayanya yaaa soalnya disapih secara paksa pas gw pergi umroh dan pas balik ga gw kasih nenen lagi. Sampe sekarang efek suka masuk-masukin tangan ke baju masih sering yaa tapi ya lumayan lah dari April udah ga nenen lagi)  

5. Hamil lagi? :p 0%
(Berhubung tahun ini gw memutuskan back to work kita decide untuk mundurin jadwal ini ke tahun depan or another next year)

Comments

  1. Udah lama banget saya gak pernah bikin resolusi dalam bentuk list lagi. Nyali mengkerut duluan ngeliat list yang (biasanya) banyak dan panjang :D

    Btw, saya juga sejak anak saya lahir sampai sekarang (16 bulan) mengadaptasi Montessori buat di rumah. Referensi favorit saya feedingthesoil.com + howwemontessori.typepad.com + montessorionthedouble.com.

    Good luck with the resolution, ya :)

    ReplyDelete
  2. point 5. Hamil lagi?

    Saya support full untuk ini :) ....

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Rangkuman Hasil Terapi Ghiffari selama setahun

Terhitung setahun kurang beberapa minggu (dulu mulai terapi awal February). Rekap Terapi selama satu tahun terakhir: Terapi awal 3 bulan pertama hanya Terapi Sensor Integrasi 2x seminggu. Rabu 08.45-09.30 Jumat 08.45-09.30 Setelah 3 bulan konsultasi lagi ke dr.Luh kemudian ditambah Terapi Wicara, tapi karena baru ada space untuk 1kali. Jadi selama kurang lebih 3 bulan pertama terapi wicaranya hanya satu minggu sekali. Selasa 08.45-09.30 Rabu 08.45-09.30 Jumat 08.45-09.30 Setelah ada space yang kosong akhirnya ditambah jadi 2x terapi. Selasa 08.45-09.30 Rabu 08.45-09.30 Jumat 08.00-09.30 Begitu seterusnya sampai di bulan Oktober kemaren terapis wicaranya ijin cuti melahirkan. Akhirnya ada pergantian jadwal jadi lebih simple si. Cuma 2x sminggu tapi terapi tetep 2x Rabu 08.45-10.15 Jumat 08.00-09.30 Dan selama 1 tahun itu ada kurang lebih 4x pertemuan dengan dr.Luh (3bulan sekali). Untuk evaluasi hasil terapi per 3 bulan. Diagnosa kemungkinan PDD NOS

Mengurus Visa Liburan ke Taiwan

Setelah berulang kali ke TETO ( Taiwan Economic and Trade Office) buat urus VISA sepertinya udah cocok kalo gw review ini di blog hehe.. Kira-kira gw urus visa terhitung 4-5 kali lupa persisnya.. 1. Buat Gw ama Ghiffari pas pertama berangkat 2. Buat Gw ama Ghiffari pas ngurus visa tinggal 3. Buat Mertua 4. Buat Liburan sama Mamaku dan tante-tanteku Dan prosesnya cukup sama kecuali sekarang isi formnya online. Untuk persyaratan berikut gw ambil dari websitenya TETO Indonesia PERSYARATAN UNTUK VISA KUNJUNGAN WISATA HARUS MELALUI WEBSITE: https://visawebapp.boca.gov.tw UNTUK MENGISI APLIKASI PERMOHONAN VISA, KEMUDIAN APLIKASI PERMOHONAN TERSEBUT DI PRINT DENGAN LASERJET DAN DITANDATANGANI LANGSUNG OLEH YANG BERSANGKUTAN MELAMPIRKAN DUA LEMBAR PASFOTO 6 BULAN TERAKHIR, UKURAN 4CM X 6CM (BERWARNA DAN BACKGROUND PUTIH) MASA BERLAKU PASPOR MINIMAL 6 BULAN (UNTUK SINGLE ENTRY), MINIMAL 12 BULAN (UNTUK MULTIPLE ENTRY) SURAT KETERANGAN KERJA DARI KANTOR ATAU SEKOLAH BAGI PE

Sentuhan Ibu: Memberikan yang Terbaik untuk Anak

Tulisan yang dibuat untuk TUM:  Desember tahun ini Ghiffari, anak pertama kami, genap berusia 9 tahun. Berarti sudah 9 tahun lamanya saya menyandang profesi ibu. Dan artinya sudah sekitar 7.5 tahun saya berkutat dengan rutinitas terapi setelah Ghiffari didiagnosa PDD-NOS, salah satu dari 5 gangguan spektrum Autisme. Di awal kehidupannya, Ghiffari adalah bayi yang tidur larut malam, siang jadi malam, malam jadi siang, dan seringkali menangis tanpa sebab. Dugaan kolik mendorong kami untuk rutin memijatnya karena selain untuk mengurangi kerewelannya, saya percaya #SentuhanIbu secara fisik  meningkatkan  bonding  ibu dan anak. Kala itu saat menjalani kehidupan layaknya ibu baru, memiliki buku panduan tentang tumbuh kembang anak adalah hal yang wajib. Dari panduan itu pula saya menyadari ada perbedaan dalam tumbuh kembang Ghiffari sejak ia berusia 8 bulan. Pertanyaan saya ketika itu adalah ke mana sebenarnya pertanyaan ini harus diajukan? Apa yang harus kami lakukan kalau memang ke