Skip to main content

Turtle Island

Turtle Island is 10 kilometers above the sea leave and located at the coast of Toucheng in Yilan County. It is a volcanic island that sits alone in the sea and is shaped, as its name implies, like a floating turtle. The island features mountain peaks, sea-eroded caves, a lake, special cliff vegetation, and rich marine ecology resources; it is also a fine place for watching the sun rise and set, and it has become a hot tourist spot in recent years because of the large pods of whales and dolphins that frequently appear in the waters nearby.




















One week before going home to Indonesia, my husband took a hiking trip with his colleagues to Turtle Island. Pretty impressed with those photos taken by him. It encourage me to ask few question to him about his journey this time.


  1. How long do you need to reach Turtle Island from Taipei?
  2. How much does it cost?
  3. How many step you need to take to reach the top?
  4. What is the most impressive about the journey?
  5. How do you summarized the trip?
Answer :


  1. We took the train for around two hour to Toucheng Station and rent a tour ferry to the Island for around an hour. So it was a 3 hour trip from Taipei to Turtle Island. 
  2. The train ticket cost 400 NT (round way trip) and tour ferry was 1000 NT.
  3. 1706 step
  4. When you reach the top and see the view, it was magnificent. Even though it was so exhausting but to be able to reach the top and see those view. Speechless
  5. Recommended trip to people who loves hiking. The island was so well organized. It is not too expensive. You can rent along the ferry with your friends.
Please do enjoy the pictures!





Comments

  1. huehehe... tambahan say, kalo mau ke sana, lebih baik ditemani sama orang local. soalnya rada2 susah englishnya... anyway, fotonya keren2 amat yah, upgrade lensa kayaknya bisa neh :p

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Rangkuman Hasil Terapi Ghiffari selama setahun

Terhitung setahun kurang beberapa minggu (dulu mulai terapi awal February). Rekap Terapi selama satu tahun terakhir: Terapi awal 3 bulan pertama hanya Terapi Sensor Integrasi 2x seminggu. Rabu 08.45-09.30 Jumat 08.45-09.30 Setelah 3 bulan konsultasi lagi ke dr.Luh kemudian ditambah Terapi Wicara, tapi karena baru ada space untuk 1kali. Jadi selama kurang lebih 3 bulan pertama terapi wicaranya hanya satu minggu sekali. Selasa 08.45-09.30 Rabu 08.45-09.30 Jumat 08.45-09.30 Setelah ada space yang kosong akhirnya ditambah jadi 2x terapi. Selasa 08.45-09.30 Rabu 08.45-09.30 Jumat 08.00-09.30 Begitu seterusnya sampai di bulan Oktober kemaren terapis wicaranya ijin cuti melahirkan. Akhirnya ada pergantian jadwal jadi lebih simple si. Cuma 2x sminggu tapi terapi tetep 2x Rabu 08.45-10.15 Jumat 08.00-09.30 Dan selama 1 tahun itu ada kurang lebih 4x pertemuan dengan dr.Luh (3bulan sekali). Untuk evaluasi hasil terapi per 3 bulan. Diagnosa kemungkinan PDD NOS

Umur berapa? F O U R

Si bocah super ucul ini udah 4 tahun lho..  Setiap ditanya Ghiffari ulang tahun ke berapa dia jawab "FOUR" Karena belakangan demen banget maen games minion jadi gw beride bikin surprise cake yang ternyata dia seneng banget ampe dijagain melulu kuenya hihihi... Taun ini tiup lilin di sekolah yang pertama kali.  Dan temen-temennya semua juga pada sibuk liatin kue ini sambil dipegang-pegang. Ini bocah-bocah preschool pada lucuk amat yak. Kuenya sendiri seperti taun sebelumnya pesen di April Cake . Sneak and Peak kelasnya bocah. Abis tiup lilin disuruh cium bocah. Fotonya cuma ada yang gw cium Ghiffari  padahal mestinya ada yang gw ama Chaca cium Ghiffari cuma sayang banget fotonya blur.  Hiks.. Dibikinin ama gurunya di sekolah...  Gw jadi inget waktu jaman gw TK guru TK gw gambar manual pake kapur warna warni sungguh beruntung guru TK jaman sekarang :p Di sekolahnya Ghiffari ada aturan ga usah bagi-bagi Goody Bag walaup

si Mata Minus and Hard Lense

Dulu sekitar 5 tahun lalu gw pernah bikin postingan soal Mata Minus  vs melahirkan . Semenjak terakhir cerita itu ditulis minus gw masih naik loh tiap tahun. Well ga tiap tahun sih karena di tahun 2012, setelah satu tahun berenti bekerja. Minus gw BERKURANG. Sekitar 0.5. Jadi ya ceritanya sekitar tahun 2007, gw dateng ke JEC buat periksa mata dan nanya-nanya soal LASIK. Terus dari hasil obrolan sama dokter mata saat itu. Beliau bilang mendingan nunggu sampai minus mata stabil. Karena kalo ga sayang, kalo abis dilasik terus ga berapa lama minusnya keluar lagi. Abis denger penjelasan kaya gini, okelah gw memutuskan nunggu aja dulu 1-2 tahun (soalnya duit buat lasiknya jg ga ada gaya doank nanya-nanya deh -_- ). 7 tahun berselang, mana nih minus tetep aja naek terus. Dan posisi terakhir minus gw setahun kemarin adalah 8.00. Setahun yang lalu pas cek mata berkala sambil curhat sama dokter matanya yang manis dan keibuan di Hermina Bogor (lupa namanya siapa), disaranin coba ke JEC