Skip to main content

Kenapa pengen punya anak?

Seorang teman lama yang tidak percaya akan pernikahan...
Suatu hari di masa yang lampau pernah bertanya
"Kenapa sih lo pengen punya anak"
...
...
...
dan jujur gw sempet diem.. bingung jawabnya apa
yang keluar dari mulut gw malah
"anak anak kan lucuuu"
hehe...
I always love children and I do act like one!
terus temen gw cuma ketawa..

and a strong sentences comes out
"apa iya alasan menikah hanya untuk status dan punya anak adalah bukti... Apa punya pasangan itu wujud kemampuan kita mencari pasangan dan menghasilkan keturunan sehingga kita bisa dengan bangga pamerkan?"

*glekkk

kayanya jawaban gw ga memuaskan kali ya hehe?

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

gw jadi inget situasi-situasi lain seputar obrolan punya anak

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

seorang temen gw di kondangan bilang
"ah si lia mah cemen ga berani tuh dia punya anak lagi"
gw pun nyengir kuda hehe

------------------------------------------------------------------------------------------------------------
di suatu lift di gedung server tanpa sengaja gw ketemu adek kelas gw
"eh mbak dulu asisten lab anu kan yaa di kampus?"
senyum "iya mas ko tau"
"iya mukanya familiar, anaknya udah berapa mba?"
"satu mas"
"oh ko cuma satu, saya aja udah dua lho mba"

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

semalem tiba-tiba gw keinget.. dan jadi mikir bener jg sih..
apa sih alasan gw kepengen punya anak?

kalo orang mungkin ada yang jawab

sebagai penerus keturunan
tapi kalo buat gw sih kayanya bukan itu deh

atau gw pernah mikir
supaya nanti ada yang doain gw pas gw meninggal
tapi ko gw ngerasa egois ya mikir gini masa iya punya anak buat keuntungan gw doank sih?

atau ada yang suka bilang
biar nanti gak tua sendirian dan ga kesepian
nah ini jg jelas bukan alasan gw

masa iya sih punya anak buat hiburan
walaupun emang iya sih anak-anak selalu menghibur hihi..

terus apa donk

ataukah..
secara tidak sadar gw menganggap ini adalah bagian dari milestones yang biasa kita alami hidup?
maksudnya ya mengalir aja gitu

kecil
masuk TK
masuk SD
masuk SMP
masuk SMA
masuk kuliah
lulus
dapet kerja
punya pacar
disuruh nikah
pas nikah punya anak...

++
tua
mati

apa iya gw punya anak karena "standarnya sih gitu ya"...
ini jelas gak ada hubungan sama rasa sayang gw sama Ghiffari. I love him to the point of insanity!!
dan ga pernah sedetik pun gw menyesali keberadaan si anak ucul super ganteng ini..

I mean banyak orang yang belum dikaruniai anak berusaha keras kesana kemari supaya berhasil punya anak. Pasti karena pengen punya anak kan?

Can u share your thought?

Comments

  1. Wah pertanyaan berat nih, Li. Gue belum sempet kepengen tau-tau udah dikasih aja. Dua anak, dua2nya kejadiannya begitu. Jadi sampai sekarang susah buat jawab pertanyaan seperti ini. Gue cuma tau, once I have them, I can not live without them.

    Ada beberapa temen gue yang lagi usaha untuk punya anak. Gue gak banyak tanya sih tentang kenapa mereka mau/ngotot punya anak, but since I know what I have now, I can understand why others want the same thing as well.

    ReplyDelete
    Replies
    1. nah sama rik, gw jg belum keburu kepengen abis nikah alhamdulillah langsung dikasih dan seneng banget.
      dan iya one u have then u dont wanna live one second without them
      I mean kayanya kalo di Indo gini orang ga prepare buat anak, jalanin aja. Ga prepare misalnya menyiapkan mental dulu atau gimana. Lebih ke arah pasrah :D
      Dulu gw nganggep ngapain orang bule gitu gitu amat skarang gw jadi agak ngerti.. We will raise a human we shudve prepare!

      Delete
  2. soalnya punya anak itu karunia dan anugerah. blessing. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ih anak gw namanya Ghiffari tau man bukan karunia ama anugran ahahaha... #asli sumpah garing

      Delete
  3. aku gak pengen punya anak, tapi harus krn suami pengen punya anak....jadi krn udah dpt ya diterima aja. kalo berdasar analisa sotoyku, punya anak itu insting mahluk hidup. it's the closest thing to being immortal. kan manusia pengen hidup selamanya, tapi krn gak mungkin, ya punya anak itu dah yg paling deket krn gen/dna nya diterusin ke anak dan generasi berikutnya supaya tetep eksis meski tidak dalam bentuk diri sendiri.

    ReplyDelete
    Replies
    1. eh ini oke deh nov, gw ga pernah kepikiran dari sisi ini sih.. Thank u buat sharing analisa yang buat gw sih ga sotoy :D

      Delete
  4. ini menarik banget lohhh. sebenernya gue tu gak terlalu suka sama anak kecil. however, kalo di islam kan amalan yang tidak terputus salah satunya anak shaleh yang senantiasa mendoakan. NAH, buat gue itu aja cukup banget sih jadi alasan. plus pas nongol anaknya lucuk (bonus 1), bikin kita belajar banyak jadi manusia dewasa (bonus 2), bikin seneng orantua gue (bonus 3). begitulah comment panjang first timernya hihi. salam kenal yah

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe gw suka banget sih tapi masa iya alasan gw itu doank ya haha.. Iya makanya gw kan tulis biar ada yang doain nanti pas gw mati. Tapi ko orientasinya tetep buat gw melulu.. Keuntungan anaknya punya ortu kaya gw apa ya hihi...

      thank u yaaaa udah komen n sharing pendapatnya.. really well appreciated lo

      Delete
  5. gue pengen punya anak tapi belom kesampean. alesan gue hampir mirip kayak kak nop. karena kita ga bisa hidup selamanya jadi harus ada yang diturunkan ke anak dalam bentuk genesis biar tetep eksis *eaaaa* nggak sih, lebih ke arah biar bisa membentuk penerus yang lebih baik karena gimanapun juga anak kan karunia Tuhan :D rejeki gitu, ga boleh ditolak. pleus teteup ya li, lucuuuk.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ahaha booo gw udah bilang alasan lucuk itu udah paling ok buat semua jenis permasalahan di dunia :D

      sungguh aku berharap semoga keinginanmu cepat tercapai ya darling agar manusia seperti dirimu tetep eksissss haha

      Delete
  6. Gue selalu pengen punya anak mungkin karena gue pikir itu the circle of life, seperti yang lo tulis di atas. Dan ga pernah gue pikirin lebih dalam kayak elo gini, gilee gue mikir mo masak apa buat besok aja udah pusing masa harus nambah2in pikiran lagi sih :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. ahahaha... ok ok then this is just me and my complicated mind yak wkwk..
      atau karena gw ga sesibuk lo kayanya haha

      Delete
    2. Ato pikiran gue yang lebih cetek hahaha...

      Delete
  7. dulu sampe ke dokter gegara udah 1th lebih merit belum punya anak & kguguran 2x. makan ini itu yg katanya bisa bikin cepet hamil gw jalanin dgn ikhlas, termasuk ngambil diam2 popok kponakan biar ketularan hamil pun pernah gw lakuin hehehe... Alasan utamanya udah pasti sebagai penerus keturunan, karena gw gak tahu berapa lama usia kita di dunia ini :)Menyenangkan dan membanggakan bukan liat "jerih payah sama hubby" menghasilkan junior2 yg lucu dan cute..aiihh...hihhi *eh ini pendapat pribadi loh, kalo ga setuju maafkan kaaakk :))*

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha... kayanya buat pertanyaan ini ga ada jawaban benar apa salah yaa dan ga ada setuju atau ga setuju.. semua orang ada pendapat masing-masing :)

      tapi usaha lo mantap banget makkk,,, alhamdulillah berhasil :D

      Delete
  8. Jelas khan, banyak anak banyak rejeki.... :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. wkwkwk...dasaaaaar,,,, kepengen kamu itu sih say..

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Rangkuman Hasil Terapi Ghiffari selama setahun

Terhitung setahun kurang beberapa minggu (dulu mulai terapi awal February). Rekap Terapi selama satu tahun terakhir: Terapi awal 3 bulan pertama hanya Terapi Sensor Integrasi 2x seminggu. Rabu 08.45-09.30 Jumat 08.45-09.30 Setelah 3 bulan konsultasi lagi ke dr.Luh kemudian ditambah Terapi Wicara, tapi karena baru ada space untuk 1kali. Jadi selama kurang lebih 3 bulan pertama terapi wicaranya hanya satu minggu sekali. Selasa 08.45-09.30 Rabu 08.45-09.30 Jumat 08.45-09.30 Setelah ada space yang kosong akhirnya ditambah jadi 2x terapi. Selasa 08.45-09.30 Rabu 08.45-09.30 Jumat 08.00-09.30 Begitu seterusnya sampai di bulan Oktober kemaren terapis wicaranya ijin cuti melahirkan. Akhirnya ada pergantian jadwal jadi lebih simple si. Cuma 2x sminggu tapi terapi tetep 2x Rabu 08.45-10.15 Jumat 08.00-09.30 Dan selama 1 tahun itu ada kurang lebih 4x pertemuan dengan dr.Luh (3bulan sekali). Untuk evaluasi hasil terapi per 3 bulan. Diagnosa kemungkinan PDD NOS

Umur berapa? F O U R

Si bocah super ucul ini udah 4 tahun lho..  Setiap ditanya Ghiffari ulang tahun ke berapa dia jawab "FOUR" Karena belakangan demen banget maen games minion jadi gw beride bikin surprise cake yang ternyata dia seneng banget ampe dijagain melulu kuenya hihihi... Taun ini tiup lilin di sekolah yang pertama kali.  Dan temen-temennya semua juga pada sibuk liatin kue ini sambil dipegang-pegang. Ini bocah-bocah preschool pada lucuk amat yak. Kuenya sendiri seperti taun sebelumnya pesen di April Cake . Sneak and Peak kelasnya bocah. Abis tiup lilin disuruh cium bocah. Fotonya cuma ada yang gw cium Ghiffari  padahal mestinya ada yang gw ama Chaca cium Ghiffari cuma sayang banget fotonya blur.  Hiks.. Dibikinin ama gurunya di sekolah...  Gw jadi inget waktu jaman gw TK guru TK gw gambar manual pake kapur warna warni sungguh beruntung guru TK jaman sekarang :p Di sekolahnya Ghiffari ada aturan ga usah bagi-bagi Goody Bag walaup

si Mata Minus and Hard Lense

Dulu sekitar 5 tahun lalu gw pernah bikin postingan soal Mata Minus  vs melahirkan . Semenjak terakhir cerita itu ditulis minus gw masih naik loh tiap tahun. Well ga tiap tahun sih karena di tahun 2012, setelah satu tahun berenti bekerja. Minus gw BERKURANG. Sekitar 0.5. Jadi ya ceritanya sekitar tahun 2007, gw dateng ke JEC buat periksa mata dan nanya-nanya soal LASIK. Terus dari hasil obrolan sama dokter mata saat itu. Beliau bilang mendingan nunggu sampai minus mata stabil. Karena kalo ga sayang, kalo abis dilasik terus ga berapa lama minusnya keluar lagi. Abis denger penjelasan kaya gini, okelah gw memutuskan nunggu aja dulu 1-2 tahun (soalnya duit buat lasiknya jg ga ada gaya doank nanya-nanya deh -_- ). 7 tahun berselang, mana nih minus tetep aja naek terus. Dan posisi terakhir minus gw setahun kemarin adalah 8.00. Setahun yang lalu pas cek mata berkala sambil curhat sama dokter matanya yang manis dan keibuan di Hermina Bogor (lupa namanya siapa), disaranin coba ke JEC